Babad Bag.2

Artinya, kalau saja Tuhan/Sang Brahman menghendaki, hewan,binatangpun bisa menduduki fungsi sebagai Brahmana apalagi sesama Umat Manusia. contohnya : Dalam Cerita Wisnu awatara, Ikan, Singa, Babi Hutan, Penyu dan sebagainya disebut sebagai Wisnu Awatara(Turunnya ) Dewa Wisnu dalam berbagai bentuk perwujudan.

Demikian Pula kebradaan seorang Brahmana/Sulinggih. Umat Hindu didjaman ini,  amat kecil kemungkinannya dapat terlahirkan secara langsung oelh seorang Ibu yang berstatus  Brahmana. berbeda dengan kondisi terdahulu sewaktu keberadaan Para Brahmana didjaman Raja-raja, dimana seorang Brahmana seperti Ida Mpu Nirarta/Mpu Dwijendra sakti wawu Rauh, atau yang dikenal dengan nama Ida Pedanda sakti wawu Rauh, tidak dilarang untuk menikah dan melahirkan seorang Putra dari kandungannya, sehingga amat memungkinkan ada kelahiran Putra Brahmana atau diesbut Brhaman kelahiran atau Brahmana wangsa, seperti nama-nama dari kelompok Brahmana terdahulu, yaitu  Brahmana Manuaba, Keniten, antapan, Mas dan sebagainya.