Asal Usul Bali Mula Bag.4


21a.     Ketika sampai ditengah hutan dijumpainya Tuwed Nangka yang telah berwujud sebagai manusia, amatlah senang hatinya perempuan itu melihat kebagusan Togog nangka  yang tak ubahnya seperti apsara gana kelihatannya. Kerlingan matnya manis, benar-benar meanrik hatinya. Itulah sebabnya ia berkata dan bersumpah, wahai engkau togog yang berwujud sanghyang Mona, sungguh amat menarik hatiku dan telah menimbulkan cinta bhaktiku. Yah andaikata engkau menjelma menjadi manusia,  aku bersedia menghamba  padamu, akan aku jadikan suamisampai akhir hayatku, suka duka bersama-sama tidur, menikmati hidup bersuami istri, aku senantiasa melayanimu. Demikian katanya sambil dielus-elus togog Nangka itu. Serasa olehnya bahwa ia sudah bercumbu kasih dengannya dan tiba – tiba  saja keluarlah spermanya pada waktu itu sebab sudah merupakan takdir Tuhan yang Maha Kuasa.

  1. maka hamil namun ia tetap berkata dan berharap agar dikasihani hyang. Akhirnya datanglah Bhatara Brahma disertai Bhatara Smara, lalu Bhatar bersabda, hai kamu perempuan Baliaga dusun, bagaimana kehendak mu sekarang, hendak bersuami dengan togog, ?. menjawab perempuan dusu itu sambil menyembah,. Ya… Paduka Bhatara, hamba bersumpah, dihadapan paduka Bhatara sebab besar cinta hamba kepada togog ini. Seandainya paduka Bhatara berkenan, menyucikan togog ini menjelma menjadi Manusia hamba bersedia menjasi istrinya, menuruti kemana perginya sampai kelak. Bhatara mengabulkan sambil menjawab, hai kamu manusia andaikan demikian aku tidak akan melalaikanmu.

22a.     Segera Bhatara beryoga, tidak lama kemudian benar-benar togog itu menjelma menjadi Manusiatampan. Tidak terkatakan betapa senang hati perempuan itu seolah-olah tidak didunia rasanya Segera diayunnya, dipangku dengan penuh nafsu gegritinan) dielus-elus sehingga hampir saja keluar spermanya sebab terasa seolah-olah telah dicekam luapan madu manis, lalu mencumbu dan merayunya. Tercengang Bhatara melihat tingkah laku perempuan itu lalu bersabda hao kamu manusia, amatlah tidak senonohmu sekarang terimalah kutukanku atas dosamu yang tidak tahu sopan santun, tergesa-gesa, gegritinan mengelus-elus dihadapanku,tidak tahu malu dan tidaak mengenal takut, semoga engkau selalu ribut dengan  keluarha, tidak serasi dalam bersuami istri, karena  engkau bersuami dengan Twed.

Selanjutnya apabila tiba saatnya lahir kandunganmu itu, semoga engkau melahirkan gumatap-gumitip(setan dan sejenisnya) sejumlah 275 dan menjadi musuh manusia di dunia. Selajutnya apabila engkau kembali melahirkan anak dengan Ki tawulan (togog) semoga engkau seterusnya bernama ki manggatewel seba berasal dari Twed Nangka . dimanapun keturnanmu berada agar tetap disebut ki Tewel . itulah sebabnya ada keturunan yang disebut ki Tewel


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s