Asal Usul Bali Mula Bag. 3


20a.     Selanjutnya yang keempat diperkenankan kipula wisuda (naik tingakt), memepergunakan Wadah( Bade) Warna, Mangle, kapas, memanah Toya. Beralaskan api(baha), sebab disebut pamekel singgih. Kemudian yang paling kecil diperkenankan menjadi satrya yang pada waktu meninggalnya diperkenankan meperpgunakan wadah (Bade)  , lembu, beralaskan api (baha), memale salunglung, memanah Toya, damar kurung  serta seluruh tata upacra kesatrya, Demikian konon ceriteranya. Mereka pun menurunkan keturunan anak beranak bercucu, berbuyut, mancngah, mawareng serta mahijengan. Diceriterakan Bhatara Brahma  membuat berjenis perlengkapan alat kerperluan manusia. Bhatara Ciwa membuat bale papayon dengan maksud agar dapat ditiru mansuia,

  1. dahulu pada waktu Beliau pergi ke gunung diringi oleh kelima orang manusia ciptaanya,ketika beliau berkehendak mencari bahan-bahan, tiba-tiba di tengah hutan dijumpainya Twed nangka, Bhatara kasihan melihat twed nangka itu lalu berhenti, diperbaikinya dan dibentuk manjadi manusia lengkap sebagai tata caranya. Twed Nangka itu kelihatan amat bagus dan sudah berwujud seperti werapsara. Selanjutnya setelah Togog Twed Nangka tersebut selesai, kembali Bhatara ke Sunyataya. Demikian seriteranya.  Kemudian Bhatara Ciwa kembali bersemadi untuk menciptakan Manusia.dari tangan kana kirinya keluar manusia cakap sejumlah 199 orang yang disinari Bhatara Smara. Mereka dikawinkan semuanya. Namun diantara mereka itu masih tersisa seorang, tidak mempunyai suami, tidak mau dimadu, lalu pergi dari tempat itu,. Oleh karena tertekan perasaannya kecewa ia mengembara dan tidak henti-hentinya menagis sambil berkata(anulame) menyesali nasibnya.  …..lanjut ke AsalUsul Bag 4

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s