Memaknai Babad/ Prasasty Kawitan Bag. 3


Setelah Saya mencoba membaca mengertikan dan mamahami kata demi kata, kalimat demi kalimat terhadap isi buku Babad Pasak Kayu Selem ini kemudian saya cocokan dengan apa yang ada dilapangan sungguh sangat sangat memperihatinkan. Karena kenyataannya menurut pemahaman saya tulisan tersebut sangat sangat menyimpang dengan isi cerita yang tertulis didalam buku \babad Leluhur Kawitan ini. Sebuah Contoh di Pura Besakih Ada Pelinggih yang Bertulisakan PAPAN NAMA

Padahal didalam buku babad Pasak/Pasek Kayu Selem, jelas disebutkan bahwa .
1. Yang disebut dengan Pasak/ Pasek Kayu Selem itu adalah seluruh Warga Keturunan Warih Ida Mpu Kamareka yang dilahirkan oleh keempat Putra Beliau tanpa terkecuali seperti,
1. Warga/ Warih dari Ida Mpu Gnijaya Mahireng.
2. Warga/ Warih dari Ida Mpu Kayuan
3. Warga/ Warih dari Ida Mpu Nyoman Tarunyan
4. Warga/ Warih dari Ida Mpu Badengan
Kesemuanya itulah yang disebut Keluarga Besar Pasak/Pasek kayu Selem Sanak Catur Bujangga Bali Mula. sangat berbeda jauh maknanya dengan CATUR SANAK
seperti sebutan tertulis diipelinggih yang ada dibesakih contohnya, mungkin diTampurhyang AnjingaN, dan di Songan sama modelnya.

Secara tegas diuraikan didalam buku babad Pasak/ Pasek Kayu Selem disebutkan bahwa yang bernama ,
1. Sang Made Celagi
2. Sang Nyoman tarunyan
3. Sang ketut Kayu Selem
adalah Adik_ Adik dari Ki kayu Ireng, ketika masih berstatus Walaka, dan setelah diapodgala oleh Ida Mpu Kamareka (Ayahnda), nama nama walaka tersebut hilang atau diganti dengan sebutan, bernama
1. Ki Kayu Ireng bernama , Mpu Ghnijaya Mahireng bukan Pasek Kayu Selem
2. Sang Made Clagi, bernama Mpu Kayuan, bukan Pasek Celagi
3. Sang Noman Tarunyan bernama Mpu Nyoman Tarunyan bukan Pasek Kayuan
4. Sang Ketut Kayuselem bernama Mpu Badengan bukan Pasek tarunyan
Sesuai dengan Nama Lontar / Prasasty/ buku Babad, tidak ada Lontar / babad/ yang bernama atau disebut Prasasty atau Babad Pasek Celagi, Babad Pasek Tarunyan dan Babad Pasek Kayuan. Sedangkan yang ada adalah Prasasty Pasek kayu Selem. Isinya adalah cerita sejarah yang berhubungan dengan keberadaan Keluarga Besar Pasek Kayu selem yang merupakan Warih dari seorang kesatrya Brahmana yang bergelar Mpu Kamareka. Siapapun itu warga anak.anak putra putra warih yang diturunkan oleh Keempat Mpu Bersaudara (Catur Panditha Bujangga Bali mula) _diberi Nama Kesatuan Warga /persatuan Warga yaitu Keluarga Besar Pasek Kayu Selem atua dapat disebut dengan Nama Keluarga Besar Pasek Sanak Catur Bujangga Bali Mula. (Pasek Kayu Selem) sebutan ini memiliki arti ataupun makna yang amat jauh dengan. arti ataupun makna dari nama keluarga besar Catur Sanak.bali mula diataranya seperti tulisan dipapan pelinggih di besakih. Sebab Catur Sanak Bali mula memiliki arti yaitu empat anak bali mula atau empat bersaudara yaitu empat orang putra dari Mpu Kamareka yang bergelar Mpu ialah yang bernama MPU bla, bla bal,,,sedngkan yang ditulis dipapan yang ada di pelinngih di \besakih adalah pasek ini pasek itu bla.. bla yang sama sekali kali tidak sesuai dengan isi babad Pasek Kayu Selem.terlampir.
Sedangkan Sanak Catur Bujangga Bali mula, artinya adalah anak atau putra dari empat orang Bujangga Bali mula dan ialah keluarga besar Pasek Kayu Selem yang terdiri dari
1. Keturunan atau warih dari ida Mpu Gni Jaya Mahireng,
2. Keturunan atau wari dari Ida Mpu Kayuan
3. Keturunan atau warih dari Ida Mpu Nyoman Tarunyan
4. Keturunan atau warih dari Ida Mpu Badengan

Untuk kita ketahui bahwa tujuan atas keinginkan kita untuk mengenal, mengetahui asal usul atau wit asal mula keberadaan kita didunia nyata ini agar kita dapat menikmati kehidupan yang berbahagia sejahtra aman tentram dalam kata lain agar kita dapat mencapai apa yang kita inginkan dan terhindar dari hal hal yang tidak kita inginkan seperti kegagalan secara pinacial, kegagalan kedudukan, ketidak harmonisan didalam keluarga dan berkeluaga, kegagalan dalam mempertahankan citra baik, terhindar dari segala bentuk sengketa, perceccokan antar sesama warga dan keluarga dan sebagainya. Hal ini akan kita dapatkan jika kita mampu melaksanakan apa yang tertulis didalam isi babad kawitan, karena apa yang tertulis didalam babad Kawitan sesungguhnya adalah Sumpah mulia dari Ida Bhatara kawitan agar semua keturunanya, agar warihnya mendapatkan kehidupan yang nikmat segala cita citanya tercapai tanpa hambatan.

Tetapi jika kita tidak mampu memahami isi dari babad kawitan niscaya apa yang kita cita citakan akan sirna karena terkena kutukan Ida Bhatara Kawitan, dalam kata lain kita telah berani melawan kehendak Ida Bhatara kawitan. Sengaja ataupun tidak sengaja karena ketidak mampuan kita untuk memahami kata dan kalimat yang tertuang didalam babad ataupun prasasty Kawitan, seperti contoh keliru menempatkan status kawitan yang semestinya Bliau adalah seorang Brahmana Mpu kita sebut bliau status walaka, semestinya bliau adalah berstatus Putra, kita tempatkan Bliau berstatus cucu, hal ini sama dengan meremehkan status sosial Beliau untuk membuktikan bahwa apakah kita telah melaksanakan apa yang tertulis didalam Babad Kawitan ? kita bisa check dan recheck kondisi kita masing masing, bagaimana keharmonisan kita antara sesama warih ketrunanan Ida Bhatara Kawitan yang ada diseluruh polosok P bali khususnya. Contoh, ketika saya pedek tangkil dipura Kayu Selem Tampurhyang Pura jati, saya bertemu dengan sesama warga kawitan, semeton itu bertanya bapak mau pedek kemana, saya jawab saya mau pedek kesongan setelah selesai sembahyang dipura ini (pura kayu selem sebelah pura jati. Dan sayapun bertanya balik, semeton mau pedek kemana, semetton itu menjawab saya hanya pedek ke pura di songan, sya tambahkan pertanyaan dipura ini tidak medek semeto, iapun mejawab tidak, saya tidak ikut disini, nah ini satu contoh saja, mungkin semeton yang lain seperti itu, saya jadi heran kok seperti itu. Karena menurut saya kondisi itu adalah sama dengan sengketa batin, semoga saja tidak terjadi, jika sudah sesuai dengan keinginan kita masing masing teruskan dan pertahankan apa yang kita tuliskan pada papan dipura susungan kita, jika masih ragu mari kita mulai belajar untuk memahami makna prasasty yang kita sungsung dan segera kita tinggalkan kekliruan kita untuk mulai pemahmaan yang semestinya. Mari kita belajar bersama dengan membaca secara teliti lampiran dari kutipan Prasasty Kawitan dibawah ini.

lanjut ke ….Bag 4


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s