Lahirnya Panca Tirta ( Panca Rsi)


Om swastyastu,

Kutipan Babad Pasek Kayuselem.

Dari beberapa tulisan pada Babad Pasek Kayuselem, terdapat ceritera tentang terciptanya ataupun terlahirnya Para Brahmana yang dikenal dengan sebutan Panca Tirta dan yang selanjutnya menurunkan para Brahmana Umat Hindu khususnya di P>Bali dan mengembangkan kehidupan bermasyarakat, beragama, berbangsa, dan bernegara. dan kutipannya sbb:

Bahasa Aslinya :

Kunang mwah payoganira hyang Ghnijaya, umijil saking Pancabayu astawa, tumuli mijil Suta, Laki-laki Listuayu parripurna, kunang sawijil ira, sama aklasa rwaning Gdang kaikik, kang Panwa apuspata sira Sang Brahmana Pandita, Kang Pemade, abhiseka Mpu Mahameru, mwah kang waruju apasajna sira Mpu Ghana, kunang sang ing wkas apuspata sira Mpu Kuturan, mwah sang ari akakasih sira Mpu Pradah., pinih alit, wiku sangkaning lare,  sama angambeken kaparamartan, tlas uamntuking mahameru, anangunaken smadi draka, 

Terjemahannya :

Dari yoga semadi Bhatara Ghnijaya/Bhatara Brahma  keluar dari pemujaan lima kekuatan (pancabayu) segera melahirkan 5 orang putra laki-laki yang tampan dan sempurna. Pada waktu kelahiran mereka semuanya beralaskan daun  gedang kaikik, putra beliau tertua bernama Sang Brahmana Pandita, Putra yang kedua bernama Mpu mahameru, putra ketiga bernama Mpu gana, putra keempat bernama Mpu Kuturan, serta adiknya paling kecil Mpu Pradah, semuanya telah menjadi Wiku semenjak beliau masih kecil, semuanya melaksanakan serta mengukuhkan kebenaran utama, mereka kembalike Gunung Mahameru, dan melaksanakan yoga semadi dengan tekunnya.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s